Edukasi Kesehatan Tentang Pemberian Susu Kedelai Kurma pada Remaja Putri untuk Mengatasi Anemia

Health Education : Providing Date Soy Milk to Female Adolescents to Overcome Anemia

Authors

  • Ririn Handayani Universitas dr.Soebandi
  • Yuni Handayani Universitas dr.Soebandi
  • Ernawati Anggraeni Universitas dr.Soebandi
  • Melati Puspita Sari Universitas dr.Soebandi

Keywords:

anemia, remaja, susu kedelai kurma

Abstract

Abstrak : Masalah Triple burden malnutrition yang dihadapi Indonesia saat ini adalah prevalensi stunting pada balita, wasting, anemia pada ibu hamil dan obesitas. Tingginya prevalensi kekurangan gizi dan anemia pada remaja merupakan faktor pendorong utama bagi bayi yang lahir dengan berat badan rendah. Susu kedelai kurma merupakan kombinasi minuman herbal yang memiliki kandungan gizi yang baik untuk kesehatan dan mampu mengatasi anemia. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi kesehatan kepada remaja putri tentang pemanfaatan minuman herbal susu kedelai kurma untuk mengatasi anemia. Sasaran kegiatan ini adalah siswi SMK dr. Soebandi sebanyak 64 siswi. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula SMK dr. Soebandi pada bulan Juli 2024. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan skrining status gizi, dilanjutkan dengan pemberian edukasi kesehatan tentang anemia dan minuman herbal untuk mengatasi anemia. Hasil pelaksanaan kegiatan didapatkan 18 sisiwi (28,1%) dengan kategori kurus, 11 siswi (17,2%) dengan kategori gemuk dan 35 siswi (54,7%) memiliki status gizi normal. Saat pelaksanaan kegiatan, mahasiswi juga terlihat semangat untuk mengikuti kegiatan edukasi. Kesimpulan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah setiap remaja berpotensi menjadi anemia ketika tidak aware dengan kesehatan tubuhnya, dan mengkonsumsi makanan atau minuman yang memiliki gizi yang baik untuk tubuh merupakan pilihan yang tepat untuk mencegah anemia.

 

Abstract : The triple burden of malnutrition currently faced by Indonesia includes the prevalence of stunting in toddlers, wasting, anemia in pregnant women, and obesity. The high prevalence of malnutrition and anemia among adolescents is a major contributing factor to the birth of babies with low birth weight. Date-soy milk is a combination of herbal drinks that contains good nutritional value for health and can help overcome anemia. The aim of this community service activity is to provide health education to female adolescents about the use of the herbal drink, date-soy milk, to combat anemia. The target participants were 64 female students from SMK dr. Soebandi. This activity was conducted at the SMK dr. Soebandi auditorium in July 2024. The implementation began with a screening of nutritional status, followed by health education about anemia and herbal drinks for managing anemia. The results showed that 18 students (28.1%) were categorized as underweight, 11 students (17.2%) as overweight, and 35 students (54.7%) had normal nutritional status. During the activity, the students appeared enthusiastic about participating in the educational session. In conclusion, each adolescent is at risk of developing anemia if they are not aware of their bodily health, and consuming foods or drinks with good nutritional content is an appropriate choice for preventing anemia

References

Ana, V. et al. (2023) ‘Faktor Risiko Kekurangan Energi Kronik pada Remaja Putri di Kota Semarang’, Universitas Negeri Semarang, 1(3), pp. 875–882.

Arifin, A.S.N., Handayani, R. and Handayani, Y. (2024) ‘Hubungan Anemia dan Prestasi Belajar Pada Remaja Putri’, Jurnal Kebidanan Malakbi, 5(2), pp. 78–85.

Dewi, Y.K., Handayani, R. and Anggraeni, E. (2024) ‘Sari Kedelai Kurma Meningkatkan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri’, Jurnal Kebidanan Malakbi, 5(1), p. 9. Available at: https://doi.org/10.33490/b.v5i1.932.

dr Meitria Syahadatina Noor, M. et al. (2021) Buku Ajar Kekurangan Energi Kronik (KEK) Disusun oleh.

Hartanti, A., Harwati, R. and Arswinda, A. (2024) ‘Hubungan Pengetahuan Tentang Nutrisi Dengan Status Gizi Pada Remaja Putri Kelas Vii Di Smp N 3 Boyolali’, Jurnal Cakrawala Keperawatan, 01(02), pp. 134–145.

Perdana, H. et al. (2023) ‘Jurnal gizi aisyah’, Jurnal Gizi Aisyah, 5(1), pp. 35–44.

Putri, M.P., Dary, D. and Mangalik, G. (2022) ‘Asupan Protein, Zat Besi Dan Status Gizi Pada Remaja Putri’, Journal of Nutrition College, 11(1), pp. 6–17. Available at: https://doi.org/10.14710/jnc.v11i1.31645.

Ratumanan, S.P., Achadiyani and Khairani, A.F. (2023) ‘Metode Antropometri Untuk Menilai Status Gizi?: Sebuah Studi Literatur’, Health Information Jurnal Penelitian, 15, pp. 1–10. Available at: https://myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id/index.php/hijp.

Reber, E. et al. (2019) ‘Nutritional risk screening and assessment’, Journal of Clinical Medicine, 8(7), pp. 1–19. Available at: https://doi.org/10.3390/jcm8071065.

Sabariman, M., Wahyuningtias, E.S. and Azni, I.N. (2022) ‘Formulasi jus kurma dan sari kedelai dalam pembuatan jus kurma soya’.

Waluyo, U.N. et al. (2024) ‘Studi Literatur?: Memahami Hubungan Antara Anemia pada Remaja dan Zat Gizi’, 3(1), pp. 1–6.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Handayani, R. ., Handayani, Y., Anggraeni, E., & Puspita Sari, M. (2025). Edukasi Kesehatan Tentang Pemberian Susu Kedelai Kurma pada Remaja Putri untuk Mengatasi Anemia: Health Education : Providing Date Soy Milk to Female Adolescents to Overcome Anemia . Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan, 5(4), 9–17. Retrieved from https://jurnal.stikes-notokusumo.ac.id/index.php/JPKMK/article/view/691

Issue

Section

Articles