Peningkatan Peran Guru Sekolah Dasar dalam Pencegahan Infeksi Parasite di Desa Bone
Enhancing The Role of Primary School Teachers in Preventing Parasite Infections in Bone Village
Keywords:
demam berdarah dengue, kecacingan, kutu kepala, pengetahuan guruAbstract
Abstrak: Penyakit infeksi seperti kecacingan, demam berdarah dengue (DBD), dan kutu kepala masih menjadi masalah kesehatan pada anak usia sekolah dasar. Guru memiliki peran penting sebagai agen edukasi dalam upaya pencegahan penyakit tersebut di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan guru SDN Bone Kecamatan Nekamese terkait pencegahan kecacingan, DBD, dan kutu kepala. Kegiatan dilaksanakan melalui dua tahapan, yaitu ceramah dan praktikum. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pretest dan posttest sebelum dan sesudah pemberian materi, baik teori maupun praktik, dengan menggunakan aplikasi Google Form. Peserta kegiatan berjumlah delapan orang guru. Hasil pretest menunjukkan bahwa pengetahuan awal guru masih bervariasi, terutama pada materi DBD, langkah cuci tangan yang benar, serta pencegahan kutu kepala. Setelah dilakukan intervensi, hasil posttest menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana seluruh peserta (100%) mampu menjawab dengan benar seluruh pertanyaan yang diberikan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan melalui metode ceramah dan praktikum efektif dalam meningkatkan pengetahuan guru mengenai pencegahan penyakit infeksi pada anak usia sekolah. Diharapkan peningkatan pengetahuan ini dapat diterapkan dan disebarluaskan kepada siswa serta orang tua guna mendukung upaya promotif dan preventif kesehatan di sekolah.
Abstract: Infectious diseases such as helminthiasis, dengue hemorrhagic fever (DHF), and head lice infestation remain public health problems among elementary school–aged children. Teachers play an important role as health education agents in preventing these diseases within the school environment. This community service activity aimed to improve the knowledge of teachers at SDN Bone, Nekamese District, regarding the prevention of helminthiasis, DHF, and head lice infestation. The activity was conducted in two stages, namely lectures and practical sessions. Evaluation was carried out using a pre-test and post-test design before and after the delivery of theoretical and practical materials through Google Forms. The participants consisted of eight teachers. The pre-test results indicated varying levels of baseline knowledge, particularly regarding dengue prevention, proper handwashing steps, and head lice prevention. After the intervention, the post-test results showed a significant improvement in knowledge, with all participants (100%) correctly answering all questions. This activity demonstrates that health education using lecture and practical methods is effective in improving teachers’ knowledge of infectious disease prevention among school-aged children. It is expected that the improved knowledge will be applied and disseminated to students and parents to support promotive and preventive health efforts in schools.
References
Anonim. 2025. “Demam Berdarah Dengue.” Kemenkes RI. Retrieved (https://ayosehat.kemkes.go.id/topik/demam-berdarah-dengue).
Bia, Michael Bhadi, Aldiana Astuti, Lidia Vartika Putri, Noldiana Rini Hello, and Junita Mogu Wole. 2025. “Pediculosis Capitis Pada Anak Sekolah Dasar Di Kabupaten Kupang.” Jurnal Teknologi Laboratorium Medik Kupang 1(1):8–15.
CDC. 2024. “Pediculosis.” CDC. Retrieved (https://www.cdc.gov/dpdx/pediculosis/index.html).
Cono, Elisabeth Gladiana, Maria Paula Marla Nahak, and Angela Muryati Gatum. 2021. “Hubungan Riwayat Penyakit Infeksi dengan Status Gizi pada Balita Usia 12- 59 Bulan di Puskesmas Oepoi Kota Kupang.” CHMK Health Journal 5(2).
Darmawati, Irma. 2021. Pelayanan Kesehatan Sekolah Dasar. UPI Press.
Indah, Putu, Budi Apsari, Anakagunggede Indraningrat, Heny Arwati, and Yoes Prijatna. 2020. “Prevalence and Risk Factors of Soil-Transmitted Helminth Infection among Farmers in Gelgel Village , Klungkung Egency , Bali.” 21(4).
Marselinus, Kristoforus. 2024. “Penyakit Menular Pada Anak.” Ilmu Kesehatan Anak 41.
Massa, Kartini, Priyo Sasmito, Ceria Nurhayati, Elfi Quyumi Rahmawati, Wahyuningsih Triana Nugraheni, Siti Juwariyah, Diyah Arini, Khusnu Mulvi, Faysal Kastella, and Debora G. Suluh. 2023. Buku Ajar Pencegahan Dan Pengendalian Infeksi. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Media Indonesia. 2024. “Wabah DBD Di NTT Sudah Dikategorikan KLB.”
Susilawati, Ni Made, and Meliance Bria. 2023. “Infeksi Ascariasis Dan Anemia Pada Anak Stunting Di Desa Bone , Kabupaten Kupang , Nusa Tenggara Timur.” Ventilato 1(4).
WHO. 2023. “Soil-Transmitted-Helminth-Infections.” Retrieved (https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/soil-transmitted-helminth-infections).
.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Michael Bhadi Bia, Adrianus Ola Wuan, Novian Agni Yudhaswara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan