Edukasi Sarapan Sehat Berbasis Permainan untuk Cegah Stunting di SMPN 3 Bondowoso
Healthy Breakfast Education Based on Games to Prevent Stunting at SMPN 3 Bondowoso
Keywords:
edukasi, emo-demo, stuntingAbstract
Abstrak: Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan remaja. Salah satu upaya pencegahan stunting adalah pembiasaan sarapan sehat sejak usia sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa tentang pentingnya sarapan sehat melalui edukasi berbasis permainan (emo-demo) di SMPN 3 Bondowoso. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, permainan edukatif MEMUSAT (Menyusun Menu Makanan Sehat) dan YUPI (Yuk Pilih Kartu Gizi), serta evaluasi pre-test dan post-test pada 60 siswa kelas VII dan VIII. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan siswa dari 81,2% pada pre-test menjadi 95,2% pada post-test. Siswa juga menunjukkan antusiasme tinggi dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Edukasi berbasis permainan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai sarapan sehat sebagai upaya pencegahan stunting. Disarankan adanya tindak lanjut berupa edukasi berkelanjutan dan pelibatan orang tua agar kebiasaan sarapan sehat dapat diterapkan secara konsisten di rumah.
Abstract: Stunting is a chronic nutritional problem that affects adolescents’ growth and development. One of the efforts to prevent stunting is establishing healthy breakfast habits from school age. This community service program aimed to improve students’ knowledge about the importance of healthy breakfast through game-based education (emo-demo) at SMPN 3 Bondowoso. The methods included interactive lectures, educational games MEMUSAT (Arranging Healthy Meal Menus) and YUPI (Let’s Choose Nutrition Cards), as well as pre-test and post-test evaluations involving 60 seventh and eighth grade students. The results showed an increase in students’ average knowledge scores from 81.2% in the pre-test to 95.2% in the post-test. Students also demonstrated high enthusiasm and active participation during the activities. Game-based education proved effective in enhancing students’ understanding of healthy breakfast as an effort to prevent stunting. Continuous education and parental involvement are recommended to ensure sustainable healthy breakfast habits at home.
References
Arini, S. (2023). Edukasi Stunting Sejak Dini Di Posyandu Remaja (Estu Jadi Dipuja) Menggunakan Media Game Online: Stunting Education Since Early Age At Adolescent Integrated Health Center (Estu Jadi Dipuja) By Using Game Online As The Media . Jurnal Jaringan Penelitian Pengembangan Penerapan Inovasi Pendidikan (Jarlitbang), 8(2), 123–136.
Ariyani, H., Saad, Z., Chaniago, Z., Armiani, R. I. P., Hurriyah, K. N., Angeraini, S., Anshari, M., Nurhanifah, D., Nurmeidina, R., & Murtiningsih, T. (2023). Edukasi Pemahaman dan Tindakan Pencegahan Stunting Melalui Permainan Ular Tangga Ayu Ting Ting (Atasi Yuk Stunting, Itu Penting) Untuk Mencetak Generasi Unggul . Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(6), 822–834.
Astuti, W., & Kurniawati, T. (2022). Pendidikan gizi berbasis permainan untuk pencegahan stunting pada siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Gizi dan Kesehatan, 14(2), 134–145.
Fitri, J., Anisah, S., & Andriana, L. (2022). Dampak edukasi gizi terhadap pencegahan stunting: Studi di sekolah menengah pertama. Media Gizi Indonesia, 17(3), 281–292.
Kementerian Kesehatan RI. (2021). Laporan nasional: Pencegahan stunting melalui pola makan sehat. Laporan Resmi Kemenkes 2021. Diakses dari https://www.kemkes.go.id
Kurniawati, D., & Hidayati, N. (2020). Pengaruh metode permainan dalam pembelajaran gizi terhadap perubahan perilaku siswa. Jurnal Gizi dan Pangan, 12(3), 155–165.
Media Gizi Indonesia. (2023). Nutritional education and stunting prevention: Integrative approaches for Indonesian adolescents. Media Gizi Indonesia, 18(3), 188–200.
Prasetyo, A., & Hidayat, F. (2021). Inovasi edukasi gizi berbasis permainan untuk siswa sekolah menengah: Studi kasus Bondowoso. Jurnal Pendidikan Inovatif, 9(1), 78–89.
Pratiwi, F. N., Setyawati, J., Permatasari, M. S., Mahdyah, N. A., Medisa, C. D., Agdiansyah, N. T., Al Adzim, M. H., Maulida, N. F., & Rokhmah, D. (2024). PMT sehat berbasis pangan lokal untuk mencegah diare dan stunting di Desa Mandiro Kabupaten Bondowoso. AJAD: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(2), 464–472.
Riskesdas. (2021). Hasil utama Riskesdas 2021: Status gizi dan kesehatan masyarakat. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Diakses dari https://www.litbang.kemkes.go.id
Susanto, T., & Wahyuni, R. (2020). Analisis situasi stunting di Kabupaten Bondowoso: Tantangan dan peluang. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 9(4), 203–212.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aldiera Vemma Ayundra Putri, Zulia Rahmawati, Aisyah Nafila Ramadhan, Nafisah Amira Mahdyah, Lailah Izza Fakhiroh, Yasmin Nur Sovia, Farida Wahyu Ningtyias

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan