Edukasi Gaya Hidup Sehat serta Skrining Gula dan Tekanan Darah di Desa Pejangkungan
Healthy Lifestyle Education, Screening Glucose and Blood Pressure in Desa Pejangkungan
Keywords:
diabetes melitus, edukasi kesehatan, hipertensi, lansiaAbstract
Abstrak: Lansia merupakan kelompok yang rentan terhadap penyakit tidak menular, khususnya hipertensi dan diabetes mellitus. Aktivitas fisik saja belum cukup untuk mencegah komplikasi, sehingga diperlukan edukasi gaya hidup sehat dan skrining kesehatan secara berkala. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi gaya hidup sehat yang disertai skrining kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan dan perbaikan kondisi kesehatan lansia. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Pejangkungan selama dua minggu. Kegiatan meliputi edukasi kesehatan, pengisian kuesioner pretest dan posttest, serta skrining kesehatan berupa pemeriksaan gula darah sewaktu dan tekanan darah. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat dari 58,6% menjadi 93,8% (peningkatan sebesar 60%). Selain itu, terjadi penurunan rata-rata gula darah sewaktu sebesar 18,9%, tekanan darah sistolik sebesar 5,5%, dan tekanan darah diastolik sebesar 5,1%. Temuan ini menunjukkan adanya korelasi positif antara peningkatan pemahaman dengan perbaikan kondisi kesehatan. Edukasi gaya hidup sehat yang disertai skrining kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat serta mendorong perubahan perilaku yang berkontribusi terhadap penurunan kadar gula darah dan tekanan darah. Oleh karena itu, program ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dengan pemantauan rutin guna mempertahankan dan meningkatkan hasil yang telah dicapai.
Abstract: Older adults are vulnerable to non-communicable diseases, particularly hypertension and diabetes mellitus. Physical activity alone is not sufficient to prevent complications; therefore, health education on maintaining a healthy lifestyle and regular health screenings are essential. This study aims to analyze the effect of healthy lifestyle education combined with health screening on improving knowledge and health conditions among older adults. The community service program was conducted in Pejangkungan Village over a two-week period. Activities included health education, pre- and post-test questionnaires, and health screenings through random blood glucose and blood pressure measurements. The results showed an increase in participants’ understanding from 58.6% to 93.8%. In addition, there was a decrease in average random blood glucose levels by 18.9%, systolic blood pressure by 5.5%, and diastolic blood pressure by 5.1%. These findings indicate a positive correlation between increased knowledge and improved health conditions. Healthy lifestyle education accompanied by health screening is effective in improving community knowledge and encouraging behavioral changes that contribute to reduced blood glucose and blood pressure levels. Therefore, this program is recommended to be implemented sustainably with regular monitoring to maintain and further improve the outcomes achieved.pressure. Continuation of such programs with regular monitoring is recommended.
References
American Diabetes Association (2023) American Diabetes Association Releases 2023 Standards of Care in Diabetes to Guide Prevention, Diagnosis, and Treatment for People Living with Diabetes, American Diabetes Association.
American Heart Association (2022) The American Heart Association Diet and Lifestyle Recommendations,
Kementerian Kesehatan RI (2020) Infodatin tetap produktif, cegah, dan atasi Diabetes Melitus 2020.
Kementrian Kesehatan RI (2021) Profil Kesehatan Indonesia 2020.
Lestari, F. and Isnaini, N. (2025) ‘Identifying Type 2 Diabetes Mellitus Risk Factors among Patients at Public Health Care Centre in Indonesia’, International Journal of Care Scholars, 8(1), pp. 25–30.
Manah, S. N. and Rahmawati, T. (2024) ‘Gaya Hidup dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia’, Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi (JABJ), 13(2), pp. 356–365.
Muharram, F. R. et al. (2025) ‘Trends of diabetes and pre-diabetes in Indonesia 2013-2023: a serial analysis of national health surveys’, BMJ Open, 15(9), pp. 1–11.
Powers, M. A. et al. (2015) ‘Diabetes Self-Management Education and Support in Type 2 Diabetes: A Joint Position Statement of the American Diabetes Association, the American Association of Diabetes Educators, and the Academy of Nutrition and Dietetics’, J Acad Nutr Diet, 115(8), pp. 1323–34.
Rosnah and Kasim, S. S. (2025) ‘Optimalisasi Layanan Posyandu Lanjut Usia (Lansia) Berbasis Edukasi Kesehatan: Studi di Kelurahan Kasupute Kabupaten Konawe’, Public Administration and Government Journal, 5(1), pp. 156–164.
Shayesteh, H. et al. (2016) ‘Effect of Education Intervention on Lifestyle of Patients with Hypertension among the Rural Population of Lorestan Province’, Jpurnal of Lifestyle Medicine, 2(6), pp. 58–63.
Sinaga, S. E. N. (2024) ‘Deteksi Dini Hipertensi dan Diabetes Melitus Dengan Melakukan Pemeriksaan Tekanan Darah dan Gula Darah Sewaktu (GDS) Di Panti Werda Serang’, Jurnal Pengabdian Kesehatan, 7(1), pp. 385–393.
Whelton, P. K. et al. (2017) ‘Guideline for the Prevention, Detection, Evaluation, and Management of High Blood Pressure in Adults’, American College of Cardiology Foundation and the American Heart Association Journals, pp. e13–e115.
Word Health Organization (2025) World Hypertension Day 2025. Available at: https://www.who.int/srilanka/news/detail/17-05-2025-world-hypertension-day-2025.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Kadeq Novita Prajawanti, Febi Hadi Nur Rahma, Tarisa Salsabila Kartika Hidayat, Debi Ayu Paramita, Umi Fadillah, Dian Rachmawati, Rijul Ainiatuzuhro

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan